Jumat, 15 November 2019

KOPERASI PERUMAHAAN Menjadi Solusi di Berbagai Negara


Di sejumlah negara Koperasi perumahan adalah merupakan jalan keluar alternatif bagi mereka yang kesulitan mendapatkan perumahaan.  Misalnya koperasi perumahan di USA memberikan kontribusi sekitar 6% kepemilikan rumah.  Di India sekitar 7 juta orang menjadi anggota dari sekitar 100 ribu koperasi perumahaan di negara itu. Koperasi membuat 2,5 juta warga India mempunyai tempat tinggal.

Dalam lima tahun terakhir, sejumlah koperasi perumahan di beberapa negara menjadi solusi tidak saja bagi warga miskin, tetapi juga bagi mahasiswa.

Koperasi Mahasiswa di Inggris

Di negara Inggris, ada sebuah koperasi  bernama Student Co-Ops Home membantu para mahasiswa untuk mendapatkan akomodasi.  Koperasi ini berdiri di sejumlah kota, seperti di Birmingham dan Edinburgh pada   2014 dan Sheffield pada 2015 di mana para mahasiswa yang bergabung dalam memiliki dan mengelola rumah atau tempat tinggal.

Hingga 2018 ini kelompok siswa lain di seluruh negeri sedang mencari pengaturan skema serupa. Sewa di koperasi perumahan mahasiswa bisa hingga 30% lebih murah daripada opsi pemondokan siswa setara yang tersedia di pasar.

Menurut penelitian oleh National Union of Students (NUS) sekitar 62% mahasiswa menggunakan pinjaman untuk membantu membayar sewa. Sayangnya hanya setengah dari mereka yang berpikir kalau mereka bisa memiliki akomodasi, maka itu bisa bernilai uang.

Salah seorang pendiri Koperasi Perumahan Mahasiswa di Edinburgh, yaitu Mike Shaw mengatakan, “Tidak ada ‘tuan tanah’, kami adalah pemilik.  Kami menyediakan perumahan berkualitas lebih baik dengan biaya yang lebih murah,” kata Mike Shaw seperti dikutip Thenews.coop edisi Juli 2018 lalu.

Koperasi perumahan memiliki 24 flat di dua bangunan, dipisahkan oleh sebuah pub. Melalui rapat umum reguler dan kelompok kerja, setiap anggota memiliki peran langsung dalam mengelola koperasi.

Mahasiswa yang menjadi anggota koperasi Perumahan Mahasiswa Edinburgh membayar £75  per minggu untuk sewa pemondokan,  jauh lebih murah dibandingkan rata-rata sewa pondokan lain sebesar £ 112 per minggu. Demikian pula, di Birmingham koperasi perumahan mahasiswa menawarkan sewa 10% lebih murah daripada rata-rata setara.

Koperasi Perumahan Siswa Edinburgh adalah koperasi perumahan terbesar yang dikelola siswa di Inggris pada 2018 ini menyediakan perumahan yang terjangkau dan disewa bagi 106 anggotanya.  Ke depannya koperasi ini berencana menyediakan pemondokan untuk 10 ribu tempat tidur.

Salah seorang anggota koperasi ini, Hannah Bischof, berasal dari Jerman, mengakui memiliki lebih banyak bangunan yang dimiliki oleh koperasi perumahan mahasiswa akan memberi mereka kesempatan besar untuk menginvestasikan kembali uang sewa kembali ke gedung dan fasilitasnya.



Rumah Tanpa DP di Kenya

Urithi Premier Sacco Society Ltd (UPS) didirikan oleh Urithi Housing Co-operative Society Limited pada 2015  adalah sebuah koperasi perumahan di Kenya, sebuah negara di benua Afrika. Caranya dengan mengumpulkan tabungan dan menciptakan sumber dana untuk meringankan banyak tantangan keuangan anggota.

Hingga September 2018, Sacco, memiliki 7.364 anggota.  Koperasi ini menyediakan fasilitas kredit yang mudah diakses dan terjangkau, mulai dari pribadi hingga pengembangan dan jangka pendek hingga jangka panjang dengan tingkat bunga satu persen per bulan. Anggota koperasi bisa memiliki rumah tanpa uang muka.

“Sejauh ini, kami telah memberikan pinjaman senilai lebih dari satu miliar shilling dan telah dengan bangga membuat banyak anggota pemilik rumah, tuan tanah, dan pemilik mobil, di antara aset lainnya,” ujar  Pius Thuku, Ketua Urithi Premier Sacco.

Sacco telah mencatat pertumbuhan yang luar biasa. Misalnya, selama tahun keuangan terakhir (2017), basis asetnya meningkat dari 279 juta shilling  menjadi  382 juta shilling.  Sementara modal saham melonjak dari Sh22 juta shilling  menjadi  40,3 juta shilling.

Simpanan anggota di Sacco dalam  tiga tahun  naik dari 177 juta ke 322 juta shilling atau naik   sekitar 85 persen peningkatan.  “Kami telah membantu sebagian besar anggotanya untuk mendapatkan petak tanah, di mana perusahaan induk membangun rumah bagi mereka,” kata Thuku seperti dilansir sebuah situs berita setempat, edisi 6 September 2018.

Menurut Thuku  Sacco  mampu menyediakan fasilitas kredit  dengan tingkat bunga 1% per bulan.”Fasilitas ini berjalan untuk jangka waktu 1 hingga 4 tahun tergantung pada jenis fasilitas kredit yang berlaku,” kata Thuku.

Zuhura Mwakina Mvoi, seorang pengusaha perempuan dan anggota Urithi Premier Sacco mengatakan, bank memiliki banyak hambatan ketika datang untuk memberikan pinjaman kepada masyarakat berpenghasilan rendah sejak dimulainya pembatasan bunga. Koperasi perumahan adalah jalan keluarnya.



Kanada:  Pemerintah Mendukung Koperasi Perumahan

Pada pertengahan Juli lalu, Kepala Kebijakan di Confederation of Co-operative Housing (CCH) Nic Bliss mengungkapkan di Kanada sektor perumahan koperasi mulai membangun rumah baru. Kunjungan studinya ke negara itu  selama enam minggu dibiayai oleh Winston Churchill Memorial Trust.

“Sektor koperasi di Kanada, yang mencakup 2.000 koperasi perumahan, sangat mirip dengan yang ada di Inggris,” tulis Bliss di blognya, begitu takjubnya.

Dikatakan Bliss, dengan rata-rata 42 rumah per koperasi, sektor ini terdiri dari organisasi komunitas kecil yang sebagian besar berfokus pada rumah yang terjangkau bagi orang-orang berpenghasilan rendah.

Pada 2016, anggota Federasi Perumahan Koperatif (CHF) Kanada mengesahkan mosi untuk memulai pengembangan rumah baru. Inisiatif ini didukung oleh strategi perumahan federal yang menyediakan sumber daya untuk rumah baru.

Negara bagian British Clumbia misalnya dalam empat tahun depan membangun lima ribu unit rumah melalui koperasi setempat, dengan dukungan pinjaman dana 40 miliar dolar Kanada selama 10 tahun dan dana investasi kerja sama lainnya senilai 13 miliar dolar Kanada.

“Prestasi mereka sangat inspiratif.  Tujuh ratus rumah koperasi baru dan 1,900 rumah koperasi di pipa berbicara untuk dirinya sendiri. Ini adalah target yang harus kita tetapkan di Inggris, ”tulisnya.

Di antara contoh yang menonjol adalah  di Calgary, di mana Koperasi Perumahan Sunnyhill menyediakan 66 rumah. Dikembangkan sejak 1978 di daerah pusat kota melalui aktivitas lokal, Koperasi ini  juga membuat sekolah lokal dan mempertahankan komunitas keanggotaaanya.

Perumahan seluas  3,3 hektar di dalam lingkungan Calgary di Sunnyside mempunyai hunian mulai dari satu hingga tiga kamar tidur.  Penghuninya bisa berjalan kaki ke pusat kota.  Penggunaan lahan saat ini Sunnyhill adalah 27% untuk perumahan dan 19% akses kendaraan dan parkir, dengan sisa 48% terdiri dari ruang dan jalur hijau.  Sangat layak huni.

Koperasi perumahan di Sunnyhill  didirikan pada 1976 oleh sekelompok warga yang tertarik untuk membangun perumahan yang terjangkau dan berkualitas.   Pembangunan fisik Sunnyhill dimungkinkan melalui bantuan keuangan yang disediakan oleh Canada Mortgage and Housing Corporation (CMHC), yang mengembangkan model alternatif perumahan yang terjangkau di seluruh negeri saat ini.

Anggota tidak memiliki unit yang mereka tempati, tetapi masuk ke dalam Perjanjian Pemegang Saham dengan koperasi, yang memberikan jaminan kepemilikan selama kewajiban keanggotaan dipenuhi. Keanggotaan berarti kepemilikan bersama dan kontrol atas perumahan seseorang.

Contoh lainnya di Winnipeg, Koperasi Old Grace Housing mengembangkan skema yang membutuhkan pembayaran pangsa pasar antara 72K  hingga 133 dolar Kanada   per bulan , untuk setiap rumah, dari 34 rumah yang dibangun. Perumahan ini   disubsidi melalui Provinsi Manitoba  sebesar 17 dolar Kanada per bulan.  

Sumber : 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar